
Harga minyak naik sedikit pada hari Kamis(18/12) karena investor menilai kemungkinan sanksi AS lebih lanjut terhadap Rusia dan risiko pasokan yang ditimbulkan oleh blokade kapal tanker minyak Venezuela.
Minyak mentah Brent naik 32 sen atau 0,54% menjadi $60 per barel pada pukul 0910 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 38 sen, atau 0,68%, menjadi $56,32 per barel.
Niat AS untuk memberlakukan lebih banyak sanksi terhadap Rusia dan ancaman blokade terhadap kapal tanker yang dikenai sanksi dan membawa minyak Venezuela mendorong harga lebih tinggi, kata analis PVM, John Evans.
Pada hari Rabu, Bloomberg melaporkan bahwa AS sedang mempersiapkan putaran sanksi lain terhadap sektor energi Rusia jika Moskow tidak menyetujui kesepakatan damai dengan Ukraina, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada Reuters bahwa Presiden Donald Trump belum membuat keputusan apa pun tentang sanksi terhadap Rusia.
Langkah-langkah lebih lanjut yang menargetkan minyak Rusia dapat menimbulkan risiko pasokan yang lebih besar bagi pasar daripada pengumuman Trump pada hari Selasa bahwa AS akan memblokade kapal tanker yang dikenai sanksi yang memasuki dan meninggalkan Venezuela, kata analis ING dalam sebuah catatan.
Blokade Venezuela dapat memengaruhi 600.000 barel per hari ekspor minyak Venezuela, sebagian besar ke China, tetapi 160.000 barel per hari ekspor ke AS kemungkinan akan terus berlanjut, kata ING. Kapal-kapal Chevron terus berangkat ke AS berdasarkan otorisasi sebelumnya dari pemerintah AS.
Sebagian besar ekspor Venezuela lainnya tetap ditangguhkan pada hari Rabu, meskipun perusahaan minyak negara PDVSA memulai kembali pemuatan minyak mentah dan bahan bakar setelah menangguhkan operasi karena serangan siber, menurut sumber dan data bea cukai.
Tidak jelas bagaimana blokade AS akan diberlakukan. Penjaga Pantai AS pekan lalu mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menyita sebuah kapal tanker minyak Venezuela dan sumber mengatakan AS sedang mempersiapkan lebih banyak pencegahan serupa. Minyak mentah Venezuela menyumbang sekitar 1% dari pasokan global.(alg)
Sumber: Reuters.com
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...
Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhaw...
Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...
Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...
Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...